PENERAPAN HUKUM WARIS ISLAM DALAM PEMBAGIAN HARTA WARISAN DI MASYARAKAT PEDESAAN INDONESIA: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW

Authors

  • Hafidz Taqiyuddin Universitas Islam Negeri Sultan Maulana hasanuddin Banten

DOI:

https://doi.org/10.37035/syaksia.v26i2.12481

Keywords:

hukum waris Islam, keadilan gender, pluralisme hukum, Indonesia, praktik pewarisan

Abstract

Penelitian ini menelaah bagaimana hukum waris Islam diterapkan dan dipahami dalam keragaman sosial serta budaya masyarakat Indonesia. Kajian ini memusatkan perhatian pada interaksi antara norma hukum, praktik adat, dan relasi gender dengan mensintesis temuan dari tiga puluh dua penelitian ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun hukum Islam memberikan kerangka yang jelas mengenai pembagian warisan, penerapannya dalam kehidupan masyarakat sering kali dipengaruhi oleh tradisi lokal dan struktur sosial yang kuat, yang membentuk cara pandang terhadap keadilan dan keseimbangan. Tiga tema utama muncul dari berbagai penelitian tersebut. Pertama, ketimpangan gender masih menjadi persoalan yang terus berulang, di mana perempuan kerap menerima perlakuan tidak setara meskipun ketentuan fikih memberikan hak yang jelas. Kedua, koeksistensi antara hukum Islam dan hukum adat menciptakan ruang negosiasi, di mana tafsir lokal sering kali menyesuaikan atau menafsirkan ulang ketentuan formal hukum Islam. Ketiga, rendahnya kesadaran dan literasi hukum di kalangan masyarakat pedesaan masih menjadi hambatan dalam mewujudkan praktik distribusi warisan yang adil. Dengan memadukan perspektif hukum, budaya, dan etika, penelitian ini menawarkan pemahaman yang menyeluruh tentang hukum waris Islam sebagai sistem moral yang hidup. Penelitian ini menegaskan bahwa keadilan sejati dalam pewarisan tidak hanya menuntut pembaruan hukum, tetapi juga dialog budaya, pendidikan masyarakat, dan empati sosial. Pendekatan seperti ini memungkinkan hukum Islam tetap setia pada landasan etiknya sekaligus tanggap terhadap keragaman sosial yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-12-31