Sekularisme dan Deprivatisasi Agama di Era Kontemporer

Penulis

  • Mohamad Hudaeri Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

DOI:

https://doi.org/10.32678/aqlania.v9i01.2060

Kata Kunci:

Sekulerisasi, kemunduran Agama, Diferensiasi modernitas

Abstrak

Tulisan ini hendak mengeksplorasi pemikiran Jose Casanova tentang sekulerisme dan deprivatisasi Agama. Casanova menegaskan bahwa sekularisasi pada masyarakat modern tidak menyebabkan agama mengalami kemunduran (secularization as religious decline) atau mengalami privatisasi (secularization as privation). selain itu, menurut Casanova agama mesti dipisahkan dari kehidupan ruang publik sebagai negara. Sekularisasi sebagai diferensiasi menegaskan pembedaan suatu ruang sosial yang menyebabkan agama tidak lagi mendefenisikan “semua realitas” yang mencakup di dalamnya ranah sekular. kemunduran agama lebih merupakan opsi sejarah, dari pada suatu kepastian. Agama akan mengalami kemunduran apabila ia menolak proses diferensiasi modernitas. Kemudian, Apa yang membedakan Protestan di Amerika dan Eropa Barat, menurut Casanova, adalah bahwa di Amerika “tidak pernah ada negara absolut dan kekuasaan gerejawi yang bergabung (caesaropapist state church).

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2018-06-23

Cara Mengutip

Hudaeri, M. (2018). Sekularisme dan Deprivatisasi Agama di Era Kontemporer. Aqlania, 9(1), 1–22. https://doi.org/10.32678/aqlania.v9i01.2060

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama