Peningkatan Resiliensi Usia Lanjut : Bimbingan Keagamaan dengan Metode Alfatihah

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.32678/alshifa.v7i1.12696

Kata Kunci:

Resiliensi, Usia Lanjut, Al-Fatihah

Abstrak

Usia lanjut merupakan kelompok yang rentan mengalami perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang dapat berdampak pada menurunnya kemampuan dalam menghadapi berbagai permasalahan kehidupan. Penurunan kondisi kesehatan, keterbatasan aktivitas, serta berkurangnya peran dan interaksi sosial berpotensi memengaruhi kesejahteraan psikologis, sehingga diperlukan intervensi yang mengintegrasikan aspek psikologis dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas bimbingan keagamaan dengan metode berbasis Surah Al-Fatihah dalam meningkatkan kemampuan adaptasi pada usia lanjut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one group pre-test post-test terhadap 24 partisipan usia lanjut di UPT Dinas Sosial Mulia Dharma Provinsi Kalimantan Barat. Data dikumpulkan melalui angket yang mengacu pada skala Wagnild dan Young (2009) serta dokumentasi pendukung, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan setelah intervensi, ditandai dengan pergeseran kategori dari rendah ke tingkat yang lebih tinggi. Hasil uji statistik menunjukkan positive ranks sebanyak 24 tanpa negative ranks, dengan nilai Z = -4,286 dan Asymp. Sig. 0,000 (p < 0,05), sehingga hipotesis nol ditolak. Dengan demikian, bimbingan keagamaan berbasis Surah Al-Fatihah terbukti efektif dalam meningkatkan resiliensi pada usia lanjut.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-06-11