Perbedaan Kinerja Keuangan Bank Umum Syariah Hasil Spin-Off Di Indonesia: Analisis Komparatif Berbasis Metode RGEC
Keywords:
kinerja keuangan, bank umum syariah, spin-off, metode RGECAbstract
Penelitian ini mengkaji perbedaan kinerja keuangan di antara tiga bank umum syariah hasil spin-off di Indonesia—Bank Nano Syariah (BNS), Bank BJB Syariah (BJBS), dan BTPN Syariah (BTPNS)—yang beroperasi pada tahap kematangan kelembagaan yang berbeda. Ketiga bank tersebut terbentuk dari spin-off murni unit usaha syariah dan mulai beroperasi secara mandiri masing-masing pada tahun 2024, 2010, dan 2014. Dengan menggunakan desain deskriptif-komparatif kuantitatif, penelitian ini memanfaatkan laporan keuangan triwulanan dari triwulan pertama tahun 2024 hingga triwulan keempat tahun 2025, yang mencakup 24 observasi bank-triwulan. Kinerja keuangan diukur melalui empat dimensi Risk-Based Bank Rating (RBBR): Profil Risiko (Non-Performing Financing dan Financing to Deposit Ratio), Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance), Rentabilitas (Return on Assets), dan Permodalan (Capital Adequacy Ratio). Karena uji Shapiro-Wilk menunjukkan distribusi tidak normal pada beberapa indikator, perbedaan antarbank diuji menggunakan uji Kruskal-Wallis, diikuti oleh perbandingan post-hoc Mann-Whitney dengan koreksi Bonferroni. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan di antara ketiga bank tersebut dalam hal Profil Risiko, Rentabilitas, dan Permodalan, dengan nilai p di bawah 0,05 untuk NPF, FDR, ROA, dan CAR. Tata Kelola Perusahaan yang Baik tidak dapat diuji secara statistik karena skor kompositnya tetap konstan di semua bank dan periode, yang menunjukkan tidak adanya perbedaan yang teramati. Uji post-hoc mengungkapkan bahwa FDR tidak berbeda secara signifikan antara BJBS dan BTPNS, sementara semua pasangan bank lainnya menunjukkan perbedaan signifikan pada NPF, ROA, dan CAR. Temuan ini mengindikasikan bahwa kinerja keuangan bank syariah hasil *spin-off* tidak seragam dan tidak semata-mata ditentukan oleh lama waktu operasi. Pilihan model bisnis dan strategi manajemen risiko tampaknya lebih memengaruhi kinerja secara langsung dibandingkan usia kelembagaan. Penelitian ini memberikan bukti empiris yang relevan bagi investor yang menilai bank hasil spin-off serta bagi regulator yang mengevaluasi hasil kebijakan spin-off di Indonesia.
Downloads
References
Ahadi, G. D., Nur, N., & Ersela, Z. (2023). The simulation study of normality test using Kolmogorov-Smirnov, Anderson-Darling, and Shapiro-Wilk. Eigen Mathematics Journal, 6(1), 11–19.
Athief, F. H. N., Zaky, R. A., Virgiawan, R., Fathoni, M. A., & Rofiqo, A. (2024). Capturing Islamic bank performance in Indonesia during the Covid-19 crisis: RGEC and SCNP approaches. Banks and Bank Systems, 19(2), 15–29. https://doi.org/10.21511/bbs.19(2).2024.02
Djariyah, A., Cahyaningtyas, S. R., & Isnaini, Z. (2023). The influence of bank health level using RGEC on financial distress of banks in Indonesia. Alexandria: Journal of Economics, Business, & Entrepreneurship, 4(2), 82–87. https://doi.org/10.29303/alexandria.v4i2.462
Dja'akum, C. S., Huda, N., Ryandono, M. N. H., & Mujibatun, S. (2024). Spin-off as a strategy to accelerate Islamic banking growth in Indonesia: Assessing the readiness of sharia business units. Economica: Jurnal Ekonomi Islam, 15(2), 207–222. https://doi.org/10.21580/economica.2024.15.2.22696
Fadila, S. U., Juniwati, E. H., Hadiani, F., & Suherlan, D. (2023). Comparative analysis of financial performance of conventional commercial banks and sharia commercial banks using RGEC method. Journal of Applied Islamic Economics and Finance, 3(2), 373–386. https://doi.org/10.35313/jaief.v3i2.3772
Firdaus, B. J., & Setyowati, D. H. (2020). Analisis perbandingan kinerja keuangan bank umum syariah hasil spin-off dan hasil akuisisi. Journal of Applied Islamic Economics and Finance, 1(1), 233–245. https://doi.org/10.35313/jaief.v1i1.2408
Maulla, L. A., & Wirman. (2022). Pengaruh NPF, FDR, CAR dan BOPO terhadap ROA pada bank umum syariah periode 2016–2020. Jurnal Ekonomi Nasional, 22(2), 1–12.
Nugroho, G. S., Elwisam, & Digdowiseiso, K. (2023). RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, Capital) study of state-owned companies in the banking sector listed on the Indonesian Stock Exchange 2018–2020. Jurnal Syntax Admiration, 4(2), 390–405. https://doi.org/10.46799/jsa.v4i2.881
Nurkarim, D. F., Wulandari, A. P., & Pambuko, Z. B. (2021). Spin-off and profitability of Indonesian Islamic banking. Urecol Journal. Part B: Economics and Business, 1(2), 93–101. https://doi.org/10.53017/ujeb.116
OJK. (2025a). Siaran pers OJK: Kinerja industri jasa keuangan syariah tumbuh positif. Otoritas Jasa Keuangan.
OJK. (2025b). Siaran pers: Semakin akseleratif, aset perbankan syariah tembus seribu triliun. Otoritas Jasa Keuangan.
PT Bank Nano Syariah. (2024). Annual report PT Bank Nano Syariah 2024.
Ramadhanti, I., & Laila, N. (2020). Comparative analysis of the soundness of banks that are in the RGEC (conventional foreign exchange banks and sharia foreign exchange banks). Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan, 7(7), 1362–1377. https://doi.org/10.20473/vol7iss20207pp1362-1377
Rosyid, R., & Immawati, S. A. (2023). Analisis pengukuran kesehatan perbankan syariah di Indonesia periode 2020–2022. Jurnal Riset Ekonomi dan Akuntansi, 1(1), 152–166.
Rukminastiti, A. M., & Rifai, M. R. (2024). Measuring and evaluating sharia business unit spin-off in Indonesia using RBBR model. Li Falah: Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam, 9(2), 177–190. https://doi.org/10.31332/lifalah.v9i2.8997
Sodik, F., Antika, R., Hidayat, A., & Setyaningsih, T. S. (2023). Comparative analysis of the health of sharia bank using the RGEC method. Jurnal AKUNIDA, 9(1), 47–60.
Suciani, A., Ruhiat, D., & Suryana, R. S. (2022). Komparasi hasil analisis beda rata-rata menggunakan metode statistik parametrik dan nonparametrik. Jurnal Riset Manajemen Sains dan Teknologi, 2(2), 79–91. https://ejournal.unibba.ac.id/index.php/jrmst/article/view/1098
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D (Cetakan ke-4). Alfabeta.
Syahrani, P. H., & Anggraini, D. M. (2025). Dampak spin-off terhadap profitabilitas dan likuiditas Bank Sinarmas Syariah Cabang Padang analisis kinerja keuangan tahun 2022–2023. Jurnal Keuangan dan Manajemen Terapan, 6(3), 220–236.
Ula, T., Alfian, & Ayuni, S. (2022). Analisis interaksi dan prediktif CAR, NPF dan FDR terhadap ROA perbankan syariah di Indonesia. Jurnal Ekonomi Islam, 8(2), 205–218.
Umiyati, Arifin, N. P., & Azha, N. R. (2026). Analisis kinerja keuangan PT Bank Mega Syariah dengan RGEC, efisiensi, stabilitas, dan financial distress periode 2020–2024. Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan, 7(1), 1–13. https://doi.org/10.21009/wahana.19.0210
Yudi, & Nurnasrina. (2024). Perkembangan perbankan syariah di Indonesia. Sebi: Studi Ekonomi dan Bisnis Islam, 2(4), 31–37. https://doi.org/10.37567/sebi.v1i2.159
Yulyanti, A., & Juniwati, E. H. (2022). The impact of spin-off and bank consolidation on market share and sharia bank's performance in Indonesia. Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan, 9(5), 643–657. https://doi.org/10.20473/vol9iss20225pp643-657
Yusuf, M., Abduh, M. R., & Sofyani, H. (2023). Islamic bank spin-off: A systematic literature review. Journal of Accounting and Investment, 24(2), 355–384. https://doi.org/10.18196/jai.v24i2.17736
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Helma Novita, Bambang Waluyo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














