POTENSI KEPRIBADIAN (FAKTOR ESSOTERIS PEMBENTUK KEPRIBADIAN)

Main Article Content

Hafid Rustiawan

Abstract

Kepribadian adalah istilah dalam psikologi, yang digunakan untuk  menggambarkan keseluruhan prilaku individu dalaminteraksi sosial, baik dalam bentuk perasaan, berfikir,bersikap, berkehendak, maupun dalam bentuk perbuatan, yang dilakukan secara konsisten dan cenderung menetap,  yang menjadi ciri khas individu  yang membedakan dengan yang lain.  Kepribadian setiap orang antara yang satu dengan yang lainnya berbeda, meski berasal dari lingkungan yang sama, karena adanya faktor defferensiasi secara individualistik, baik secara psiko-fisik, sosial, maupun secara empiris.   Tujuan penulisan adalah untuk mengungkap faktor-faktor essoteris yang membentuk kepribadian, dengan berdasarkan pendapat para ahli, sebagaimana yang terdapat dalam buku-buku yang membahas  kepribadian serta yang membahas faktor-faktor yang membentuknya. Analisis dilakukan dengan mengumpulkan  bahan-bahan dari berbagai sumber baik primer, maupun sekunder, serta menggunakan teknik penalaran induksi dan deduksi.  Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor essoteris yang membentuk kepribadian mencakup  ruh, qolb, akal dan nafs. Keempat unsur tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, bahkan satu sama lain saling mempengaruhi, sehingga  dalam mewujudkan prilaku-prilaku yang diinginkan, satu sama lainnya memiliki ketergantungan. Jika prilaku-prilaku tersebut dilakukan secara konsisten, yang seolah-olah menetap, maka terbentuklah suatu kepribadian individu yang berbeda dengan yang lainnya. Kepribadian yang terbentuk sangat tergantung kepada pengalaman hidupnya, baik yang dilihat, didengar, yang dirasakan, maupun yang pernah dilakukannya, semua pengalaman hidup tersebut bukan hanya mewarnai bahkan semuanya ikut membentuk kepribadian. Untuk mewujudkan kepribadian yang sesuai dengan ajaran Islam, individu hendaknya diberikan pengalaman hidup yang sesuai dengan ajaran Islam semenjak dini, sebab kepribadian itu cenderung menetap, kalaupun terjadi perubahan, harus ada faktor yang memberikan pengaruh yang lebih kuat, sehingga individu mampu merubah tradisi prilaku yang  sudah terbisa dilakukannya

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles

References

A.W.Munawwir.Kamus Al-Munawwir Arab-Indonesia. Surabaya. Pustaka.
Abddul Rahman Utsman, Nabih. Manusia Dalam Tiga Dimensi, Terjemahan Tajudin, Bungkul Indah, Surabaya, 1994.
Abdul Mujib. Kepribadian Dalam Psikologi Islam. Jakarta: Rajagrafindo, 2006.
Abdurrahman Kasdi dan Hamka Hasan. Bandung: Mizan. 2003.
Abul Qasim Abul Karim Hawazin Al Qusyairi An Naisaburi. Risalah Qusairiya Sumber Kajian Ilmu Tasawuf. Jakarta: Pustaka Amani, 1998.
Agus Mustofa. Menyelam Ke Samudera Jiwa & Ruh. Malang: Padma Press, 2008.
Ahmad D. Marimba. 1989. Pengantar Filsafat Pendidikan Islam. Bandung: Al-Ma’arif. 1989.
Ali Abdul Halim Mahmud, Pendidikan Ruhani at-Tatbiyah ar-Rauhiyah. Jakarta: GEMA INSANI PRESS, 2000.
Alivermana, Wiguna.Isu-Isu Kontemporer Pendidikan Islam. Yogyakarta: 2014.
Asnawan.Cakrawala Pendidikan Islam. Yogyakarta: Absolute Media. 2012.
Baharuddin. Paradigma Psikologi Islam. Studi Tentang Elemen Psikologi dari Al Qur'an. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2007.
Guthrie, Donald. Teologi Perjanjian Bari 1. Jakarta: BPK Gunung Mulia. 2008
Harun Nasution, Muhammad Abduh, 1993.
Harun Nasution.Akal dan Wahyu Dalam Islam. Jakarta: UI;Press,1986)
Hasan Langgulung. Pendidikan Peradaban Islam. Jakarta: Pustaka Al-Husna. 1985
Imam Al-Ghazali.Ilmu Dalam Perspektif Tasawuf al-Ghazali.terj. Muhammad Baqir, Bandung Karisma,1996
Jumantoro, Totok, Psikologi Da’wah, Surabaya Amzah, 2001
Lings, Martin, “what Is Sufism?” Membedah Tasawuf, Pedoman Ilmu Jaya, Jakarta, 1987
Nash Hamid Abu Zaid,Menalar Firman Tuhan,Wacana Majaz Dalam Al-Qur’an.
Ponorogo: CV Uwais Inspirasi Indonesia. 2018.
Qasem, Abdul. Etika Al Ghazali (Etika Majemuk Di Dalam Islam). Bandung Penerbit Pustaka, 1988.
Rahardjo, M. Dawam. Ensiklopedia Al-Qur'an. Jakarta: Paramadina, 1996.
Shihab, M.Quraish. Dia Dimana-mana. Jakarta: Penerbit Lentera Hati, 2005.
Suprayetno, W. Psikologi Agama, Medan: Perdana Mulya Sarana. 2009.
Tim.Redaksi.Kamus Besar Bahasa Indonesia,Edisi III. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2004
W.A. Gerungan. Psikologi Sosial. Bandung: Progresif, 1998
W.J.S.Poerwadaerminta.Kamus Umum Bahasa Indonesia,Edisi III (Jakarta.Balai Pustaka, 2005.