SATU ABAD NAHDHATUL ULAMA BERKIPRAH: RESPONSI PARA KYAI PESANTREN MENGHADAPI PERUBAHAN SOSIAL POLITIK DAN KEAGAMAAN AWAL ABAD KEDUAPULUH

Penulis

  • Muhamad Riyadh Firdaus SMK Kimia PGRI kota Serang
  • Hunainah Hunainah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Kata Kunci:

Kiyai; Politik; Keagamaan.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mengkaji respon para kyai pesantren dalam menghadapi perubahan sosial yang terjadi, khususnya pada bagian politik dan keagamaan.Selalu menarik untuk mengkaji Kyai dan perannya dan benar-benar menganalisisnya. kiyai adalah karakter yang baik. Dengan perkataan dan perbuatannya, dia bertindak sebagai pemandu bagi orang-orang. Kyai tidak terlepas dari pengetahuannya tentang agama, sehingga orang-orang selalu berbicara dengannya tentang masalah agama. Ada pandangan polarisasi kiyai akhir-akhir ini. Kiyai harus berperan sebagai pengayom dalam kehidupan beragama, maka agar tidak terjebak dalam peran ganda, sebaiknya kiyai menghindari aktivitas politik. Tapi tidak ada alasan untuk merasa seperti itu. Meninggalkan aktivisme politik karena merupakan bagian dari agama kehidupan. Ketika Kyai memilih politik, hubungannya dengan masyarakat mulai memudar. Ini antitesisnya, politik penuh dengan hiruk pikuk dan intrik, tetapi umat beragama penuh dengan kesetiaan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Abduh, Muhammad, Syekh, Risalah Tauhid, Terjemahan H.Firdaus, (Jakarta: Bulan Bintang, 1975).

Alfian, Politik Kebudayaan dan Manusia Indonesia, (Jakarta:LP3ES, 1979).

Amelz, H.O.S. Tjokroaminoto Hidup dan Perjuangannya, (Jakarta: Bulan Bintang, 1952).

Benda, J,Harry, Bulan Sabit dan Matahari Terbit, terj.Daniel Dhakidae (Jakarta:Pustaka, 1980).

Boisard, A. Marcel, Humanisme dalam Islam, terjemahan, (Jakarta:Bulan-Bintang, 1980).

Departemen Agama, Pedoman Pelaksanaan Pendidikan di Pondok Pesantren, (Jakarta:1978)

Dhofier, Zamakhsyari, Tradisi Pesantren Studi tentang Pandangan Hidup Kyai, (Jakarta:LP3ES, 1982).

Effendy, Slamet, Yusuf, dkk. Dinmika Kaum Santri (Menelusuri Jejak & Pergolakkan Internal NU), (Jakarta: CV. Rajawali 1983).

Geertz, C., The Religion of Java, The Free Press of Glencoe, 1960).

Hadad, Ismed, (ed), Kebudayaan Politik dan Keadilan Sosial, (Jakarta:LP3ES, 1979).

Yunus,Mahmud, Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia, (Jakarta: Pustaka Mahmudiyah).

Maksoem Machfoed, Kebangkitan Ulama dan Bangkitnya Ulama, (Surabaya – Indonesia, Yayasan Kesatuan Umat, 1983).

Madjid, Nurcholis, Pondok Pesantren “Darul Ulum” di Rejoso, Paterongan, Jombang, Jawa Timur, dalam Buletin Proyek Penelitian Agama dan Perubahan Sosial, (Jakarta: LIPPI, 1977).

Mughmi, A. Syafiq, Hasan Bandung Pemikir Islam Radikal, (Surabaya: PT. Bina Ilmu, 1980).

Nazwar, Akhria, Syekh Ahmad Khatib Ilmuwan Islam di Permulaan Abad ini, (Jakarta:Pustaka Panjimas, 1983).

Noer, Deliar, Gerakan Modern Islam di Indonesia 1900-1942, (Jakarta: LP3ES, 1981).

Pengurus besar NU.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2023-12-27

Terbitan

Bagian

Articles