KONSEP PEMBELAJARAN DIGITALISASI PERSPEKTIF AL-QUR’AN
Keywords:
Learning; Digitalization; Al-Qur’anAbstract
The concept of digitalization from the perspective of the Qur’an is capable of creating alignment and harmony between: halb ma’an-nâs (relationships among humans), halb ma’a usratih (relationships with family), and mashlahâtun li an-nâs (the welfare of humanity). The approach to applying the theory of theocentric connectivity digital learning is a theory that describes digital learning methods where learning can occur outside the individual within an organization or system and requires the ability to form connections and use networks to obtain the needed knowledge, all of which is guided by Allah’s instructions in the Qur’an, namely: practicing tabayyun in addressing news, whether it is news received or news to be conveyed to others, practicing qawlan in communication so that it aligns with prevailing ethics and norms, avoiding criticism, respecting each other, and not humiliating or harming others. In addition, adopting tazkiyyah, which purifies the mind and heart by maintaining positive thinking and a balanced attitude of mutual help in goodness, where in the learning process, all parties involved, both learners and educators, have a sense of helping each other in goodness.
Downloads
References
Asmuni Zain, Zainul Mustain dan Rokim, “Penguatan Nilai-nilai Spiritual dan Moralitas di Era Digital melalui Pendidikan Agama Islam,” dalam Jurnal JEMARI: Jurnal Edukasi Madrasah Ibtidaiyah, Vol. 6 No. 2, 2024.
Asri Karolina, “Rekonstruksi Pendidikan Islam Berbasis Pembentukan Karakter: dari Konsep Menuju Internalisasi Nilai-Nilai Al-Qur’an,” dalam Jurnal Penelitian, Vol. 11 No. 2, 10 Juli 2018.
Asri Karolina, “Rekonstruksi Pendidikan Islam Berbasis Pembentukan Karakter: dari Konsep Menuju Internalisasi Nilai-Nilai Al-Qur’an,” dalam Jurnal Penelitian, Vol. 11 No. 2, 10 Juli 2018.
Budi Ismanto, Yusuf Yusuf, dan Asep Suherman, “Membangun Kesadaran Moral dan Etika dalam Berinteraksi di Era Digital pada Remaja Karang Taruna Rw 07 Rempoa, Ciputat Timur,” dalam Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin, Vol. 1 No. 1, 2022.
Charles Fadel and Bernie Trilling, 21st Century Skills: Learning for Life in Our Times. Jossey-Bass, 2009.
Cut Isma, Rina Rahmi dan Hanifuddin Jamin, “Urgensi Digitalisasi Pendidikan sekolah,” dalam Jurnal At-ta'dib: Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Agama Islam, Vol. 14 No. 2, 2022.
Delipiter Lase, “Pendidikan di Era Revolusi Industri 4.0,” dalam Jurnal Sundermann-JCTES, Vol. 1 No. 1, 2019.
Departemen Agama RI. Al-Qur’an dan Tafsirnya (Edisi yang Disempurnakan), Jilid 8.
“Digital Innovation and Transformation: an Institutional Perspective,” dalam Jurnal Information and Organization, Vol. 28 No. 1, 2018, hal. 52-61.
Dila Alfiana Nur Haliza, Merita Dian Erina, Isna Fitri Choirun Nisa, dan Azizah Jumriani Nasrum, “Etika Bermedia Sosial dalam Perspektif Al-Qur’an dan Hukum Negara di Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0,” dalam Jurnal Riset Agama, Vol. 2 No. 1, 18 Februari 2022.
Dirk Ifenthaler, Sandra Hofhues, Marc Egloffstein dan Christian Helbig (ed), Digital Transformation of Learning Organizations. T.tp.,: Springer Nature, 2021.
Edward W. Said, Covering Islam: How the Media and the Experts Determine how We See the Rest of the World. New York: Pantheon Books, 1981.
Fadlil Yani Ainusyamsi dan Husni Husni, “Perspektif Al-Qur’an tentang Pembebasan Manusia melalui Pendidikan Akhlak,” dalam Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, Vol. 9 No. 1, 16 Juli 2021.
Fadlil Yani Ainusyamsi dan Husni Husni, “Perspektif Al-Qur’an tentang Pembebasan Manusia melalui Pendidikan Akhlak,” dalam Jurnal Penelitian Pendidikan Islam.
Fehmida Hussain, “E-Learning 3.0 = E-Learning 2.0 + Web 3.0?,” dalam IOSR Journal of Research & Method in Education (IOSRJRME), Vol. 3 No. 3, hal. 39-47.
Gilang Wisnu Saputra, Muhammad Aldy Rivai, Mawaddatus Su’udah, Shepty Lana Gust Wulandari, Tyas Rosiana Dewi, Fitroh, “Pengaruh Teknologi Informasi Terhadap Kecerdasan (Intelektual, Spiritual, Emosional dan Sosial)-Studi Kasus: Anak-anak,” dalam Studia Informatika: Jurnal Sistem Informasi, Vol. 10 No. 2, 2017.
Herry Widyastono, Pengembangan Kurikulum di Era Otonomi Daerah. Jakarta: Bumi Aksara, 2014.
Huang-Yao Hong, Pei-Yi Lin, dan Yuan-Hsuan Lee. “Developing Effective Knowledge-building Environments through Constructivist Teaching Beliefs and Technology-integration Knowledge: a Survey of Middle-school Teachers in Northern Taiwan,” dalam Learning and Individual Differences Journal, Vol. 76, 2019, hal. 1-9.
Jakub Saddam Akbar, et.al., Penerapan Media Pembelajaran Era Digital. Jambi: PT. Sonpedia Publishing Indonesia, Cetakan Pertama, Agustus 2023.
Jo Tondeur, Ronny Scherer, Evrim Baran, Fazilat Siddiq, Teemu Valtonen, dan Erkko Sointu, “Teacher Educators as Gatekeepers: Preparing the Next Generation of Teachers for Technology Integration in Education,” dalam British Journal of Educational Technology, Vol. 50 No. 3, 2019.
Laura M. Greenstein, Assessing 21st Century Skills: A Guide to Evaluating Mastery and Authentic Learning. California: Corwin Press, 2012, hal. 132.
Laura M. Greenstein, Assessing 21st Century Skills: A Guide to Evaluating Mastery and Authentic Learning..., hal. 132.
Marc Prensky, “Digital Natives, Digital Immigrants,” dalam On the Horizon, MCB University Press, Vol. 9 No. 5, 2001.
Mary Anne M. Gobble, “Digital Strategy and Digital Transformation,” dalam Jurnal Research-Technology Management, Vol. 61 No. 5, 2018, hal. 66–71.
Moch Tolchah, “Filsafat Pendidikan Islam: Konstruksi Tipologis dalam Pengembangan Kurikulum,” dalam Jurnal Tsaqafah-Filsafat Pendidikan Islam, Vol. 11 No. 2, 2015.
Muhammad Quraish Shihab, Tafsîr al-Mishbâh: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur’an, Vol. 11, Tangerang Selatan: Lentera Hati, 2018.
Nitika Tolani-Brown, Meredith McCormac dan R. Zimmermann, “Analysis of The Research and Impact Of ICT In Education In Developing Country Contexts,” dalam Journal of Education for International Development, Vol. 4 No. 2, 2009.
R. Raja dan P.C. Nagasubramani, “Impact of Modern Technology in Education,” dalam Journal of Applied and Advanced Research, Vol. 3 No. 1, 2018.
Tri Wahyuni, “Pembacaan Al-Qur’an di Ruang Publik: Refleksi Pembentukan Karakter Religius Siswa di Tengah Kepanikan Moral,” As Sibyan: Jurnal Kajian Kritis Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Dasar 2, No. 1, 2019.
Verdinandus Lelu Ngongo, Taufiq Hidayat dan Wiyanto Wiyanto, “Pendidikan di Era Digital,” dalam Prosiding Seminar Nasional Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang, 2019.
Verdinandus Lelu Ngongo, Taufiq Hidayat dan Wiyanto Wiyanto, “Pendidikan di Era Digital,” .
Valentina Arkorful dan Nelly Abaidoo, “The Role of e-Learning, the Advantages and Disadvantages of its Adoption in Higher Education,” dalam International Journal of Education and Research, Vol. 2 No. 12, 2014.
Wawan Kurniawan dan Syafri Anwar, “Analisis Pengetahuan Dasar Merdeka Belajar Guru SMA/SMK berdasarkan Pandangan Filosofi Ki Hajar Dewantara,” dalam JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia), Vol. 7 No. 3, 2022.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ahmad Sahronih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





