Perempuan Berkarir dan Memangku Jabatan Publik Perspektif Abdul Karim Zaidan
DOI:
https://doi.org/10.32678/jsga.v12i02.12454Keywords:
Fikih Islam,Fuqaha Salaf,Jabatan Publik, Perempuan, Kepemimpinan.Abstract
Kajian ini membahas kerancuan hukum dan dialektika fikih mengenai perempuan sebagai pemangku jabatan publik dalam perspektif hukum Islam. Fenomena meningkatnya keterlibatan perempuan di ranah publik memunculkan persoalan antara tuntutan realitas sosial dan batasan syariat, khususnya terkait keseimbangan antara kewajiban domestik dan tanggung jawab publik serta dampaknya terhadap relasi keluarga muslim. Penelitian menggunakan metode kepustakaan dengan pendekatan konseptual dan analisis deskriptif, memfokuskan pada kajian kitab Al-Mufasshal fi Ahkam al-Mar’ah wa al-Bait al-Muslim karya Dr. Abdul Karim Zaidan, serta literatur relevan sebagai data pendukung. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam secara normatif memberikan ruang bagi perempuan untuk menjabat posisi publik selama memenuhi syarat kompetensi dan keseimbangan antara peran domestik dan publik tetap terjaga. Kebaruan penelitian terletak pada pendalaman sumber primer kitab klasik fuqaha salaf yang jarang digunakan dalam kajian sejenis, serta integrasi perspektif salaf dengan realitas sosial kontemporer—menghadirkan pemahaman yang lebih kontekstual dan aplikatif dalam menempatkan perempuan di jabatan publik sesuai prinsip syariah dan maslahat umat.
Downloads
References
Ahmad, S., & Nasir, M. (2019). Hukum Kepemimpinan Perempuan dalam Perspektif Fiqih Kontemporer. Jurnal Hukum Islam Kontemporer, 12(1), 30-48.
Al-ʻAbbād, ʻA.-M. b. Ḥ. (n.d.). Sharḥ Sunan Abī Dāwūd [Commentary on Sunan Abī Dāwūd]. Retrieved from IslamWeb: http://www.islamweb.net
al-Asqalani, I. H. (1379H). Fath al-Bari (Vol. 9). Beirut: Dar al-Ma'rifah.
al-Baghowi, A. M. (n.d.). Kitab Syarah as-Sunnah li al-Baghowi. Retrieved June 21, 2025, from https://shamela.ws/book/7891/3968
Al-Bukhari, A. A. M. bin I. (1437 H/2016). Al-Jami’ al-Musnad al-Sahih al-Mukhtasar min Umur Rasul Allah Sallallahu ‘Alayhi wa Sallam wa Sunanihi wa Ayyamih [Shahih al-Bukhari] (A. al-H. A. bin M. al-Yunini, Ed.). Damaskus: Dar al-Kamal al-Muttahidah. Diambil dari https://bukhari-pedia.net
al-Ghazali, A. H. M. (2001). Ihya' Ulumuddin (Vol. 2). Beirut: Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah.
al-Jawziyyah, I. Q. (1991). I'lām al-Muwaqqi'īn 'an Rabb al-'Ālamīn (Vol. 3). Beirut: Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah.
al-Mawardi, A. H. (2006). Al-Ahkam as-Sulthaniyyah wa al-Wilayat ad-Diniyyah. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.
Al-Mubarakfuri, M. A. R. (n.d.). Tuhfat al-Ahwadhi bi Sharh Jami' al-Tirmidhi [The precious gift: Commentary on Sunan al-Tirmidhi] (Vol. 1-10). Beirut: Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah.
al-Nawawi, Y. b. S. (2000). al-Majmu' Syarah al-Muhadzab (Vol. 5). Beirut: Dar al-Fikr.
al-Qaradawi, Y. (2001). Fatawa Mu'asirah (Vol. 1). Cairo: Dar al-Wafa.
al-Qasthalani, I. (n.d.). Irsyadus Sari Syarh Sahih Bukhari. Retrieved June 21, 2025, from https://shamela.ws/book/37052/14601 al-Shafi'i, I. (1393H). Al-Umm (Vol. 2). Beirut: Dar al-Ma'rifah.
Al-Qur'an al-Karim (M. Q. Shihab, Trans.). (2019). Jakarta: Lentera Hati.
Auda, J. (2008). Maqasid al-Shariah as Philosophy of Islamic Law. London: IIIT.
Bowen, G. A. (2009). Document analysis as a qualitative research method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27–40.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Ernardi, N., & Fauzi. (2023). Kepemimpinan Perempuan dalam Jabatan Publik Perguruan Tinggi Keagamaan. Kalam: Jurnal Agama dan Sosial Humaniora, 11(1).
Gunawan, G., R., M. S., & Mahmuddin, M. (2024). Tinjauan Hukum Islam Terhadap Peran Perempuan Dalam Jabatan Publik: Studi Terhadap Kepemimpinan Perempuan Dalam Jabatan Publik. JISH: Jurnal Ilmu Syariah dan Hukum, 2(1), 1-11.
Hanafi, M. (2019). Perempuan dan Posisi Domestik dalam Perspektif Fiqh Tradisional. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Islam, 5(2), 120-135.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). (2022). Laporan Survei Keseimbangan Peran Perempuan dalam Jabatan Publik dan Keluarga. Jakarta: KemenPPPA.
Khalid, F. (2015). Kontradiksi Kepemimpinan Perempuan dalam Perspektif Hukum Islam. Jurnal Studi Agama dan Masyarakat, 7(2), 100-115.
KhoerFahmi, I., Gustiawati, S., & Yono, Y. (2021). Kepemimpinan perempuan dalam perspektif hukum Islam. *As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga, 4(1), 42–49. Diakses pada 14 April 2025, dari https://journal.laaroiba.com/index.php/as/article/view/536
Lembaga Kajian Gender dan Pemberdayaan Masyarakat. (2023). Motivasi dan Tantangan Perempuan dalam Jabatan Publik di Indonesia. Jakarta: LKGP.
Malik, I. (1997). Al-Muwatta'. Beirut: Dar al-Gharb al-Islami.
Mernissi, F. (1993). The Forgotten Queens of Islam (M. J. Lakeland, Trans.). Minneapolis: University of Minnesota Press.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Revisi). Remaja Rosdakarya.
Muallif, M., et al. (2021). Telaah Kritis Kepemimpinan Wanita Dalam Perspektif Teori Ushul Fikih.
Nur, I., & Macap, M. I. (2022). Pandangan Islam Terhadap Kepemimpinan Perempuan: Kajian Feminisme Islam. Transformasi: Jurnal Kepemimpinan & Pendidikan Islam, 5(2), 36-63.
Nusaibah, P., & Billah, M. (2023). Kepemimpinan Perempuan di Ruang Publik Perspektif Islam: Studi di Desa Binjai Kecamatan Datuk Tanah Datar Kabupaten BatuBara. IN Right: Jurnal Agama dan Hak Azazi Manusia, 1, 102.
Putri, D. K., & Bustamam, R. (2023). Kepemimpinan wanita dalam perspektif Al Quran dan Hadist. Jurnal Kajian dan Pengembangan Umat, 6(2), 177–185.
Putri, R. (2022). Perempuan, Pekerjaan, dan Marwah: Analisis Sosial di Tengah Konservatisme. Jurnal Kajian Gender dan Sosial, 8(4), 120-135.
Qudamah, I. (1997). Al-Mughni (Vol. 8). Riyadh: Dar 'Alam al-Kutub.
Rahmat, W., & Oktavia, L. A. (2024). Urgensi Administrasi Publik dalam Islam: Tinjauan Maslahatul Mursalah. Jurnal Hadratul Madaniyah, 2, 62-68.
Safrilsyah, S., & Yunus, F. M. (2013). Metode Penelitian Sosial (M. A. Abdullah, Ed.). Banda Aceh: Ushuluddin Publishing.
Sari, A. (2021). Bias Hukum terhadap Perempuan dalam Ruang Publik di Indonesia. Jurnal Hukum Islam dan Gender, 3(1), 45-60.
Shafira, S., Maryam, M., & Kurniati, K. (2023). Tantangan dan Peluang Kepemimpinan Perempuan dalam Masyarakat Perspektif Hukum Islam. Posita: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 2(2), 85-94.
Shihab, M. Q. (2002). Tafsir al-Misbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian al-Qur'an (Vol. 2). Jakarta: Lentera Hati.
Sya'rawi, M. A. (2012). Fiqhul Mar'ah al-Muslimah. Cairo: Maktabah al-Taufiqiyah.
Tahido Yanggo, H. (2016). Kepemimpinan Perempuan dalam Perspektif Hukum Islam. Misykat, 1.
Ummah, A. (2022). Pemikiran Abdul Karim Zaidan Tentang Fiqh Al-Usrah. https://scholar.uinib.ac.id/id/eprint/1270/1/Pemikiran%20Abdul%20Karim_v.2.0_Unesco_H.%20Sobhan.pdf
Yaniawati, R. P. (2020). Penelitian Studi Kepustakaan (Library Research). [Online resource].
Yuliana, D. (2021). Stigma Sosial terhadap Perempuan di Dunia Kerja: Sebuah Kajian Sosiologis. Jurnal Sosiologi Gender, 9(3), 55-70.
Zaidan, A. K. (1994). Al-Mufassal fi Ahkam al-Mar'ah wa al-Bayt al-Muslim fi al-Shari'ah al-Islamiyyah (Vol. 4). Beirut: Muassasah al-Risalah.
Zaidan, A. K. (n.d.). الموقع الرسمي للشيخ عبدالكريم زيدان [Situs web]. Diambil dari http://www.drzedan.com
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fina Zen Mahmudah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


