Fenomena Catcalling Pada Perempuan: Relasi Tubuh dan Kekuasaan Perspektif Sandra Bartky

Authors

  • Muhamad Mukhyar UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
  • Risladiba UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.32678/jsga.v13i01.11455

Keywords:

Catcalling, Sandra Bartky, pendisiplinan tubuh, objektifikasi, patriarki.

Abstract

Catcalling adalah tindakan verbal yang bertujuan menarik perhatian, yang sering kali ditujukan kepada perempuan di ruang publik. Meskipun sering dianggap sebagai candaan atau perilaku sepele, catcalling merupakan bentuk pelecehan seksual yang berakar pada objektifikasi tubuh perempuan dan ketimpangan kekuasaan sistemik yang dilanggengkan oleh patriarki. Artikel ini menganalisis catcalling melalui perspektif teori feminisme Sandra Bartky, dengan fokus pada relasi antara tubuh dan kekuasaan. Menggunakan pendekatan kualitatif dan metode kajian pustaka, penelitian ini mengacu pada karya-karya akademik terkait catcalling, kekerasan berbasis gender, serta teori Bartky tentang pendisiplinan tubuh dan objektifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa catcalling berfungsi sebagai mekanisme kontrol sosial yang memperkuat dominasi patriarki melalui objektifikasi dan pendisiplinan tubuh perempuan. Konsep "pengawasan diri" (self-surveillance) dari Bartky menggambarkan bagaimana perempuan menginternalisasi norma sosial, sehingga mereka mengubah perilaku, penampilan, dan gerakan mereka sebagai respons terhadap ancaman pelecehan. Analisis ini menyoroti bahwa catcalling bukan sekadar tindakan individu, melainkan bagian dari struktur kekuasaan patriarkal yang membatasi kebebasan perempuan di ruang publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perubahan struktural diperlukan untuk mengatasi catcalling, termasuk edukasi gender dan pergeseran budaya yang menantang norma patriarki. Temuan ini berkontribusi pada diskursus feminisme dengan menghubungkan pengalaman sehari-hari perempuan dengan sistem kekuasaan dan kontrol yang lebih luas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Astari, M. D., Azzahra, Z., Maria, G., & Dias, A. (2022). Objektifikasi Perempuan dalam Lagu-lagu Campursari Analisis Wacana MAK Halliday. Medkom: Jurnal Media Dan Komunikasi, 2(2). Retrieved from https://e-journal.unair.ac.id/MEDKOM/article/download/33113/25941

Bartky, S. L. (1990). Femininity and Domination: Studies in The Phenomenology of Oppression. New York: Routledge.

Bartky, S. L. (1998). Foucault, Feminity, and the Modernization of Patriarchal Power. In The Politics of Women’s Bodies: Sexuality, Appearance, and Behavior. New York: Oxford University Press.

Foucault, M. (1977). Disipline and Punish: The Birth of The Prison. New York: Vintage Books.

Hidayat, A., & Setyanto, Y. (2020). Fenomena Catcalling sebagai Bentuk Pelecehan Seksual secara Verbal terhadap Perempuan di Jakarta. Koneksi, 3(2), 485. https://doi.org/10.24912/kn.v3i2.6487

Marietha, A. R., Najwarani, D., Almuttaqin, F. P., Novianti, F. E., Sihotang, J., & Wulan, R. R. (2022). FENOMENOLOGI OBJEKTIFIKASI SEKSUAL PADA WANITA PENGGUNA TIKTOK DAN INSTAGRAM. PRecious: Public Relations Journal, 2(1), 65–81. https://doi.org/10.24246/precious.v2i1.5469

Pitaloka, E. P. T. R., & Putri, A. K. (2021). Pemaknaan Kekerasan Simbolik Dalam Pelecehan Seksual Secara Verbal (Catcalling). Journal of Development and Social Change, 4(1), 90–114. Retrieved from https://jurnal.uns.ac.id/jodasc/article/view/52498/32290

Puspita, A., & Nugraha, W. (2023). PENGARUH BUDAYA PATRIARKI TERHADAP MARAKNYA CATCALLING. Widya Duta Jurnal Ilmiah Ilmu Agama Dan Ilmu Sosial Budaya, 18(1), 59–64. https://doi.org/10.25078/wd.v18i1.2184

Ramadhania, S. I. (2021). Pengalaman mahasiswi berhijab yang mengalami catcalling the experience of hijab students who experienced catcalling. Jurnal Penelitian Pers Dan Komunikasi Pembangunan, 25(2), 167–181.

Soleha, N. (2021). Fenomena Catcalling Sebagai Bentuk Kekerasan Simbolik (Studi terhadap Pengalaman 4 Orang Mahasiswa dan Mahasiswi Perguruan Tinggi “X” di Jakarta). Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

Syifa, S. N., & Hannah, N. (2022). OBJEKTIFIKASI TUBUH PEREMPUAN SEBAGAI AKAR KEKERASAN SEKSUAL (Studi Pemikiran Michel Foucault). Jaqfi: Jurnal Aqidah Dan Filsafat Islam, 7(2), 288–317. https://doi.org/10.15575/jaqfi.v7i2.21490

Utama, C. P., Wulan, D. N., & Jati, A. N. (2023). Humor Seksis: Bentuk Pelecehan dalam Sudut Pandang Perempuan. Jurnal Kultur, 2(2), 139–149. Retrieved from https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/kultur/article/view/580/405

Zahro Qila, S., Nur Rahmadina, R., & Azizah, F. (2021). Catcalling sebagai Bentuk Pelecehan Seksual Traumatis. Jurnal Mahasiswa Komunikasi Cantrik, 1(2), 95–106. https://doi.org/10.20885/cantrik.vol1.iss2.art3

Zaidan, Y. F. (2020). Relasi Tubuh dan Kekuasaan: Kritik Sandra Lee Bartky Terhadap Pemikiran Michel Foucault. JAQFI: Jurnal Aqidah Dan Filsafat Islam, 5(2), 134–153. Retrieved from https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/jaqfi/article/view/9054/4995

Downloads

Published

2026-06-01