Relativisme Determinatif

Akal, Sistem, dan Waktu sebagai Komponen Quranik untuk Optimalisasi Hidup Manusia

Authors

  • Widia Febriana UIN Syarif Hidayatullah
  • Tayo Sandono UIN Sunan Gunung Djati

DOI:

https://doi.org/10.32678/aqlania.v11i2.3550

Keywords:

al Qur'an, reason, universe, emergent, open system

Abstract

Manusia hadir di dunia dilengkapi dengan akal, naluri, dan wahyu. Meski begitu, belum dirumuskan bagaimana hubungan antara dua dari ketiga modal tersebut bagi manusia dalam mencapai tujuan hidup yang optimal. Tujuan artikel ini adalah mengembangkan kerangka kerja untuk mengoptimalkan peran akal dan wahyu dalam membimbing kehidupan manusia di dunia. Metode intuisi linguistik dari filsafat analitik digunakan untuk mengeksplorasi pengetahuan peneliti dalam mengembangkan kerangka kerja. Intuisi linguistik peneliti menghasilkan tiga komponen: akal, sistem, dan waktu. Akal berasal dari manusia sendiri untuk memahami Al Qur’an dan alam semesta. Sistem tersebut bersumber dari hubungan antara Al Qur’an dan alam semesta sedemikian rupa sehingga masing-masing bekerja untuk menciptakan pemahaman yang komprehensif dan muncul. Al Qur’an kemudian memberikan ilmu sehingga ilmu itu sendiri menjadi bagian dari Al Qur’an. Kami menunjukkan contoh bagaimana hubungan ini dapat memecahkan permasalahan jabariyah dan qadariyah dan antara permasalahan empirisme dan rasionalisme lebih baik daripada saat ini. Elemen waktu menjadi elemen ketiga yang memungkinkan terjadinya pergeseran paradigma dalam sistem. Seiring berjalannya waktu, dinamika manusia, sains, dan interpretasi dapat mendukung optimalisasi kehidupan di segala zaman. Kami menyebut model ini relativisme determinatif. Model ini memberikan solusi bagi permasalahan jabariyah dan qadariyah dan antara permasalahan empirisme dan rasionalisme.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2020-12-11

How to Cite

Febriana, W., & Sandono, T. (2020). Relativisme Determinatif: Akal, Sistem, dan Waktu sebagai Komponen Quranik untuk Optimalisasi Hidup Manusia. Aqlania, 11(2), 197–220. https://doi.org/10.32678/aqlania.v11i2.3550

Issue

Section

Articles