Peristiwa Ghadir Khum dalam Pandangan Teolog Muslim
DOI:
https://doi.org/10.32678/aqlania.v11i2.2811Keywords:
Ghadir Khum, Islam, TeologAbstract
Tulisan ini merupakan telaah pustaka peristiwa Ghadir Khum yang telah terjadi sekitar 14 abad lalu. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui kebenaran peristiwa Ghadir Khum dalam sejarah Peradaban Islam dengan melacak kembali pandangan para teolog Muslim, antara lain Rasyid Ridho, Makarim Shirazi, dan Ibn Taimiyah yang dirujuk secara langsung melalui karya utama mereka, seperti Majmu Fatawa, Tafsir Al-Amtsal fi Kitabullah al-Munazal, dan Tafsir al-Qur’an al-Karim al-Syahir al-Tafsir al-Manar. Dengan menggunakan metode historis-filosofis dapat disimpulkan bahwa terdapat empat pandangan berbeda menyikapi peristiwa Ghadir Khum. Dua pandangan menerima kebenaran peristiwa Ghadir Khum dengan pendekatan berbeda. Sedangkan, dua pandangan lainnya menolak kebenaran peristiwa Ghadir Khum dengan pendekatan berbeda. Keempat pandangan tersebut, mempengaruhi pandangan dan pengetahuan umat Muslim, sehingga mengakibatkan adanya garis ketersinggungan dalam menyikapi peristiwa Ghadir Khum. Penulis berusaha mengkaji, menelaah, dan menganalisis setiap pandangan para teolog Muslim dalam menyikapi peristiwa Ghadir Khum untuk memperoleh kebenaran peristiwa Ghadir Khum dalam peradaban sejarah Islam. Hasil tulisan ini, ialah mengetahui kebenaran ada atau tidak adanya perisitwa Ghadir Khum dalam sejarah perkembangan islam. Implikasinya, umat muslim dapat mengetahui peristiwa Ghadir Khum secara jelas dan nyata, sehingga memberikan pemahaman dan refleksi terkait konsep kepemimpinan islam pasca Rasulullah Saw.
