Karya Al-Muwatha di Mata Muhammad Thahir Ibn Asyur

Penulis

  • Rizki Putriani UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.32678/alfath.v16i1.9634

Kata Kunci:

Al-Muwatha, Di Mata, Muhammad Thahir Ibn Asyur

Abstrak

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui kritik dari Ibnu Asyur terhadap kitab al Muwatta' Imam Malik yang dimulai dari membahas biografi dari Ibnu Asyur, pendapat ulama tentang Ibnu Asyur, pandangan ulama hadits tentang kitab Al-Muwatha, dan yang terakhir membahas tentang pandangan Ibnu Asyur tentang kitab Al-Muwatha. Penelitian ini adalah murni penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan kitab Kasyful Mughoti sebagai rujukan utama bersama dengan kitab-kitab terkait 'Ulum al-Hadis' lainnya sebagai data pendukung. Adapun jenis penelitian adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan berbagai pendekatan pendekatan ilmu hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Menurut Ibnu Asyur tidak ada seorang pun di antara orang orang yang memiliki hadits yang lebih shahih daripada Malik bin Anas Malik. Menurut Ibnu Asyur dalam kitab Al Muwatha' Ibnu Malik membuat bab yang komprehensif di dalamnya di bagian akhir dia menyebutkan apa yang tidak termasuk dalam bab kusus. Kitab Al-Muwatta' adalah kitab Hadits yang di wahyukan dari Nabi dengan rantai periwayat dari Malik sampai Rasullah.

     Kata Kunci : Al-Muwatha, Di Mata, Muhammad Thahir Ibn Asyur

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Abu Zahwu, Muhammad, Al-Hadits wa Al-Muhadditsun, Kairo: al-Maktabah al-Salafiyah.

Ahmad al-Zuhainy, Musyrif, 2002..'Asar al-Dilalat al-Lugawiyyah fi al-Tafsir 'Indalibni 'Asyur, Baeirut, Muasash al-Rayyan

Al-Ghaliy, Balqasim , 1996, Syaikh Al-Jami’ al-A’zam Muhammad Thahir ibn Asy-Syur:Hayatuh wa Asaruh Beirut:Dar Ibn Hazm.

Al-Shiddieqy ,M. Hasbi, 1991.Sejarah dan Pengantar Ilmu Hadits. Jakarta: Bulan Bintang.

Al-Suyuti,1972 Jalal Al-Din Abd Rahman ibn Abi Bakr, Tadrib Al-Rawiy fi Syarh Taqrib al-Nawawiy. Dar-al-ihya, Juz 1.

Al-Shalih, Subhi. 1977. Ulum al-Hadits Wa Nusthalah.Beirut: Dar al-Iil li al-Malayin.

Al-Zarqani,1990. Sharah al-Zarqani 'ala Muwatta' Imam Malik, Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah

Arnold John Wensik,1981. Miftah Kunuz: al-Sunnah terj. Muhammad Fuad abdul Baqi’, Lahore: Suhail.

Asyur , Ibnu, alaisa as-Subhi biqarib, Darussukhun li al-Nasyr wa al-Thusi Balqasim al-Ghaly.

Ibn Asyur, Thahir. 2006. Kasyful Maghta Minal Ma’ani Wa al Lafadzo Waqi’atu fi Muwatha’. Mesir: Dar Al-Salam.

Idri, 2010. Studi HaditsJakarta: Kencana Prenada Media.

Indra, 2021. Maqashid Asy-Syariah Menurut At-Thahir Ibn-Asyur. Medan, UIN Sumatra Utara,

Mani' 'Abd al-Halim'. , 2006, Kajian Tafsir Konprehenshif metode Ahli Tafsir",terj Faisa Saleh Syahdianur, Jakarta.PT. Karya Grafindo.

Malik bin Annas, Malikbin Anas, al-Muwatta' Juz II, 1004

Muhammad Mahfuz al-Tirmisi, Manhaj Dhawi al-Nazar, Beirut: Dar al-Fikr, 1394H/1974 M

Muhammad Mahfuz, , 1984. Tarajum al-Muallifin at-Tunusyyin. Beirut:Dar al-Maghib al-islamiy.

Syuhudi Ismail, 1991. cara praktis Mencari Hadis, Jakarta: Bulan Bintang.

Warson Muwawwir, Ahmad. ,1999. Kamus Al-Munawwir, Surabaya: Pustaka Progresif.

Ya’qub. Ali. 2000, Kritik Hadits, Jakarta: Pustaka Firdaus.

Zahwu, Muhammad Muhammd Abu.1984 Al-Hadits wa Al-Muhadditsin. Dar al-Kutub al-Arabiy, Bierut.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2024-07-31

Cara Mengutip

Rizki Putriani. (2024). Karya Al-Muwatha di Mata Muhammad Thahir Ibn Asyur. Al-Fath, 16(1), 58–75. https://doi.org/10.32678/alfath.v16i1.9634

Terbitan

Bagian

Articles