Tinjauan Kritis Fenomena Habaib Dalam Pandangan Masyarakat Betawi

  • faizfikri AlFahmi STAINU Jakarta

Masyarakat Betawi Batu ceper Kota Tangerang memiliki perbedaan dan keunikan dalam menghormati para habib dan kiai, Dimana status habib bagi seseorang dipandangnya mulia, melebihi kemuliaan seorang kiai yang tidak berstatus habib. Masyarakat Betawi Batu Ceper seakan-akan menilai bahwa habib lebih tinggi dari seorang ustadz walau secara keilmuan lebih matang seorang kiai dari pada habib.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah habib di Betawi, mengetahui peran habib dalam penyebaran Islam di Betawi, mengetahui pola kehidupan beragama masyarakat Betawi, mengetahui pandangan, sikap dan kecenderungan orang Betawi terhadap habaib, dan mengetahui apa penyebab ketokohan habib di kalangan masyarakat Betawi..Penulis menyimpulkan bahwa kedatangan orang Arab di Betawi awalnya bertujuan untuk mencari kemakmuran dengan cara berdagang. Selanjutnya mereka menyebarkan Islam di kalangan masyarakat Betawi. Peran habaib sangat besar pengaruhnya dalam proses Islamisasi di Betawi. Masyarakat Betawi sangat kental akan ajaran Islamnya, mereka umumnya mencintai dan menaru sikap penghormatan yang tinggi terhadap para tokoh agama. mereka mempunyai nilai penghargaan yang tinggi kepada ulama karena kapasitas keilmuannya sangat mumpuni. terlebih ulama yang hadir dari kalangan habib. Karena dianggapnya sebagai tali keturunan yang murni dari sang pembawa ajaran Islam yaitu Nabi Muhammad SAW.

Published
Dec 28, 2015
How to Cite
ALFAHMI, faizfikri. Tinjauan Kritis Fenomena Habaib Dalam Pandangan Masyarakat Betawi. Tsaqofah, [S.l.], v. 13, n. 2, p. 130-137, dec. 2015. ISSN 2622-7657. Available at: <http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/tsaqofah/article/view/3395>. Date accessed: 28 oct. 2021. doi: http://dx.doi.org/10.32678/tsaqofah.v13i2.3395.
Abstract view
267 times
pdf download
224 times