Perjuangan Kh. Fayumy Thowiel dalam Revolusi di Banten Tahun 1942-1949

  • Khadijah khadijah uin sultan maulana hsanuddin banten

Pada 1942-1949 Banten dijajah oleh Jepang dan Belanda, dalam penjajahan terjadi perlawanan oleh masyarakat Banten yang dipimpin oleh ulama, pemuda dan para birokrat. Dari kalangan ulama yang berjuang diantaranya adalah KH. Fayumy Thowiel. Sebagai seorang ulama dan pejuang kemerdekaan di Banten, penulis tertarik untuk mengeksplorasi kehidupannya sebagai salah satu pejuang kemerdekaan dari Laskar Sabilillah. KH. Fayumy Thowiel merupakan seorang ulama yang dilahirkan pada 1910 dari pasangan Marsyad bin ‘Alikam dan Fatimah bint Abdullah. Perjuangan pada masa pendudukan Jepang adalah terlibat dalam penyerangan markas Kenpeitai Serang tahun 1945. Dan berjuang pada agresi militer Belanda I tahun 1947 dengan berperang melawan Belanda di Curug-Tangerang, tahun 1948 Mauk-Balaraja, dan tahun 1949 tertangkap oleh Belanda.

Published
Sep 28, 2020
How to Cite
KHADIJAH, Khadijah. Perjuangan Kh. Fayumy Thowiel dalam Revolusi di Banten Tahun 1942-1949. Tsaqofah, [S.l.], v. 14, n. 2, p. 118-129, sep. 2020. ISSN 2622-7657. Available at: <http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/tsaqofah/article/view/3391>. Date accessed: 28 oct. 2021. doi: http://dx.doi.org/10.32678/tsaqofah.v14i2.3391.
Abstract view
186 times
pdf download
79 times