PENGUKURAN TINGKAT KESEHATAN PERBANKAN SYARIAH DI MASA PANDEMI COVID-19

  • Anita Anita

Tingkat kesehatan perbankan sangat penting sebagai tolak ukur keberhasilan suatu bank dalam mengelola dan menjalankan fungsi intermediasi dana masyarakat. Salah satu indikator pengukuran tingkat Kesehatan perbankan yaitu dengan metode CAMELS, yakni suatu pengukuran dengan perhitungan berdasarkan beberapa rasio keuangan yang meliputi aspek Permodalan, Kualitas Aktiva Produktif, Manajemen, Pendapatan, Likuiditas dan risiko pasar. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat Kesehataan Bank Umum Syariah periode 2019-2020, dengan menggunakan metode CAMELS dan mengoperasionalkan rumus dari rasio CAR, KAP, NPM, ROA, BOPO dan Market Risk. Data sekunder diperoleh berupa laporan keuangan 13 bank umum syariah yang dijadikan sampel. Dari hasil perhitungan analisis CAMELS didapat bahwa selama periode 2019-2020 kesehatan bank umum Syariah masuk dalam kategori sehat dan berdasarkan uji sampel berpasangan dengan SPSS diperoleh hasil bahwa tidak nampak perbedaaan kinerja bank umum Syariah sebelum dan saat terjadi gonjangan covid 19

Published
Jun 30, 2021
How to Cite
ANITA, Anita. PENGUKURAN TINGKAT KESEHATAN PERBANKAN SYARIAH DI MASA PANDEMI COVID-19. Tazkiya, [S.l.], v. 22, n. 1, p. PDF 57 - 78, june 2021. ISSN 1411-7886. Available at: <http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/tazkiya/article/view/4925>. Date accessed: 25 oct. 2021.
Abstract view
476 times
PDF 57 - 78 (Bahasa Indonesia) download
354 times