Perspektif Maqāṣid Syarī’ah Terhadap Alasan Perceraian Karena Perselisihan yang dipicu Salah Satu Pihak Pengikut Aliran Syiah

  • Humaeroh Humaeroh UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Nita Anggraeni UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Artikel ini mendeskripsikan  perkawinan sebagai suatu ikrar janji kesetiaan dan terciptanya pola hubungan yang harmonis, saling jujur, percaya dan pengertian antara suami dan isrti dengan tujuan pencapaian ridha Allah Swt. Namun perkawinan dapat putus karena kematian, perceraian dan atas keputusan Pengadilan. Perceraian dapat dipenuhi dengan alasan perselisihan dan ketidaksepahaman aliran, dalam hal ini alasan yang diberikan salah satu pasangan menganut aliran sesat Syi’ah. Dalam menyikapi perkara ini maqasid Syari’ah memberikan jawaban signifikan atas putusnya  perkara perceraian.

Published
Jul 19, 2021
How to Cite
HUMAEROH, Humaeroh; ANGGRAENI, Nita. Perspektif Maqāṣid Syarī’ah Terhadap Alasan Perceraian Karena Perselisihan yang dipicu Salah Satu Pihak Pengikut Aliran Syiah. Syakhsia : Jurnal Hukum Perdata Islam, [S.l.], v. 22, n. 1, p. 99 - 110, july 2021. ISSN 2715-3606. Available at: <http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/syakhsia/article/view/4878>. Date accessed: 29 may 2022. doi: http://dx.doi.org/10.37035/syakhsia.v22i1.4878.
Section
Articles
Abstract view
445 times
PDF (Bahasa Indonesia) download
272 times