Penggunaan Model Pembelajaran Problem Posing Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Kompetensi Dasar Mengubah Bentuk Pecahan

  • Nia Husniah Jurusan PGMI FTK IAIN SMH Banten
  • Asep Saefurohman Fakultas Tarbiyah dan Keguruan IAIN SMH Banten

Matematika adalah ilmu pengetahuan pasti (eksakta) yang berhubungan dengan bilangan yang bersifat abstrak. Sebagian besar siswa menganggap matematika itu mata pelajaran yang sulit dan minat siswa terhadap matematika masih kurang. Oleh karena itu, dalam proses pembelajaran matematika baik guru atau pun siswa banyak mengalami kesulitan yang mengakibatkan hasil belajar siswa masih rendah. Untuk mengatasi permasalahan yang terjadi di beberapa SD terutama materi mengubah bentuk pecahan, peneliti menggunakan model pembelajaran problem posing untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Metode penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I nilai rata-rata mencapai 66,67% dengan persentase ketuntasan 69,69%, dan siklus II nilai rata-rata mencapai 70,91 dengan persentase ketuntasan 81,81%. Hal ini membuktikan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Problem Posing pada mata pelajaran matematika pokok bahasan mengubah bentuk pecahan dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

Published
Jan 18, 2017
How to Cite
HUSNIAH, Nia; SAEFUROHMAN, Asep. Penggunaan Model Pembelajaran Problem Posing Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Kompetensi Dasar Mengubah Bentuk Pecahan. Primary : Jurnal Keilmuan dan Kependidikan Dasar, [S.l.], v. 8, n. 2, p. 205-220, jan. 2017. ISSN 2623-2685. Available at: <http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/primary/article/view/157>. Date accessed: 18 sep. 2020.
Section
Articles
Abstract view
3 times
PDF (Bahasa Indonesia) download
196 times