EPISTEMOLOGI, ONTOLOGI DAN AKSIOLOGI HUKUM ISLAM

  • Ade Mulyana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Hukum Islam adalah hukum Tuhan yang taken from granted, ia tidak pernah mengalami perubahan sejak diturunkan hingga akhir kehidupan. Sebagai hukum yang universal ia memiliki karakteristik yang senantiasa bisa dilaksanakan kapan saja, di mana saja dan oleh siapa saja. Universalitas hukum Islam didukung oleh seperangkat mashadir al-ahkam yaitu al-Qur’an dan Assunah yang turun dari Allah ta’ala melalui rasulNya. Selain itu ada pula adilah al-ahkam yang dirumuskan oleh para cendekiawan Islam. Hukum Islam yang secara global terdapat di dalam al-Qur’an di jelaskan oleh al-Sunnah yang dikembangkan oleh para juris Islam. Hasilnya adalah hukum Islam yang senantiasa up to date hingga akhir zaman. Pendekatan filsafati untuk mengkaji hukum Islam telah menghasilkan bagaimana ia merupakan metode dalam memperoleh ilmu pengetahuan melalui epistemology. Pada tataran keberadaannya ia menjadi satu disiplin ilmu yang telah kokoh berdiri di atas basis keilmuan berdasarkan wahyu, sehingga secara ontology ilmu hukum Islam menjadi hal unik dalam studi hukum. Aksiologi hukum Islam tercermin dari aplikasi dan implementasi yang konsisten dilakukan umat Islam sebagai hasil dari pemikiran tokohtokohnya.


Kata Kunci: Epistemologi, Ontologi, Aksiologi, Hukum Islam

Published
Sep 22, 2020
How to Cite
MULYANA, Ade. EPISTEMOLOGI, ONTOLOGI DAN AKSIOLOGI HUKUM ISLAM. MUAMALATUNA, [S.l.], v. 11, n. 1, p. 55-79, sep. 2020. ISSN 2685-774X. Available at: <http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/mua/article/view/3324>. Date accessed: 29 may 2022. doi: http://dx.doi.org/10.37035/mua.v11i1.3324.
Abstract view
3000 times
pdf (Bahasa Indonesia) download
1544 times