KEBIJAKAN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA 1950-2013 (ANALITIS ALOKASI WAKTU PELAJARAN PAI PADA SEKOLAH UMUM)

  • Humaedi Humaedi STIT AL-KHAIRIYAH CILEGON
  • Rudi Hartono STIT AL-KHAIRIYAH CILEGON



Penelitian ini terkait keberadaan mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah umum sebagai bagian dari kebijakan pemerintah. Dapat dilihat pada kondisi obyektif tentang pemberlakuan alokasi waktu PAI di sekolah umum yang dapat ditelusuri dari tahun 1950 sampai tahun 2013. Setelah Indonesia merdeka, posisi PAI di sekolah umum mulai menguat, dari sebelumnya sebagai mata pelajaran pelengkap (tidak wajib) dan bukan penentu kenaikan kelas, di setiap jenjang pendidikan menjadi mata pelajaran inti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, di mana akan menghasilkan data secara kualitatif yakni berupa ungkapan-ungkapan atau catatan atau tingkah laku orang yang akan dijadikan observan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa posisi PAI di sekolah umum (1950-2013) dipengaruhi oleh kebijakan politik sebagai regulasi, di antaranya: (1) kebijakan pemerintah terkait jumlah jam pelajaran telah ditetapkan dalam undang-undang dan permendikbud 103 tahun 2014, (2) efektifitas alokasi waktu mata pelajaran PAI pada sekolah umum terimplementasi dengan diberlakukannya Kurikulum 2013 di mana 2 jam pelajaran untuk penyampaian materi PAI sesuai dengan kurikulum nasional ditambah dengan 1 jam pelajaran lagi untuk pendalaman BTQ, life skill, dan pembentukan karakter melalui kisah-kisah teladan




Published
Jun 23, 2021
How to Cite
HUMAEDI, Humaedi; HARTONO, Rudi. KEBIJAKAN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA 1950-2013 (ANALITIS ALOKASI WAKTU PELAJARAN PAI PADA SEKOLAH UMUM). Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam, [S.l.], v. 8, n. 1, p. 317-333, june 2021. ISSN 2654-3575. Available at: <http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/geneologi/article/view/4724>. Date accessed: 25 oct. 2021. doi: http://dx.doi.org/10.32678/geneologipai.v8i1.4724.
Section
Articles
Abstract view
225 times
pdf (Bahasa Indonesia) download
128 times