Dialektika Dasein Dan Semesta Bahasa

Melacak Pemikiran Heidegger dalam Wacana Hermeneutika Fenomenologi

Authors

  • salim rosyadi UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

DOI:

https://doi.org/10.32678/aqlania.v10i2.2300

Keywords:

Heidegger, Hermeneutika Fenomenologi, Dasein dan Semesta Bahasa

Abstract

Hermeneutika Fenomenologi hadir sebagai uapaya kritik atas hermeneutika yang metodis yang menjadikan realitas dipahami dengan kekakuan dan bersifat hitam-putih. Percangkokan Hermeneutika  dengan Fenomenologi itu dimulai ketika Hedegger membawa dirinya langsung kepada sebuah tataran ontologi mengenai jumlah tertentu untuk memulihkan pemahaman, yang tidak lagi menjadi model pengetahuan, melainkan lebih sebagai model ada. Dalam pemahaman Heidegger lingkaran hermeneutika fenomenologi itu ketika terjadinya dialog anatara dasein dengan dunia kebahasaan, yang mana asal mula tempat segala bentuk pikiran lainnya dapat muncul melalui kesatuan yang saling memuat secara timbal balik dari manusia (sebagai pengguna bahasa) dengan dunia. Suatu lingkaran Hermeneutika. Sehingga bagi Heidegger bahasa mengacu kepada pikiran kemudian dasein, di mana keduanya erat berdialektika.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2019-11-28

How to Cite

rosyadi, salim. (2019). Dialektika Dasein Dan Semesta Bahasa: Melacak Pemikiran Heidegger dalam Wacana Hermeneutika Fenomenologi. Aqlania, 10(2), 97–110. https://doi.org/10.32678/aqlania.v10i2.2300

Issue

Section

Articles