Tauhid dalam Tasawuf

Antara Ittihad dan Ittisal

Abstract

Konsep bersatunya manusia dengan Tuhan (ittiĥād) dan berkomunikasinya manusia dengan Tuhan (ittişāl) telah tertanam dalam pemikiran kaum sufi sejak dulu, walaupun sebagian orang yang anti taşawwuf menggugat dan menyangkal kedua ajaran tersebut sebagai ajaran Islam. Bagi mereka kedua ajaran itu sering dipandang sebagai perbuatan syirik, karena dianggap sebagai ajaran yang memandang Tuhan sebagai imanen tidak transenden serta mengabaikan dualitas antara Tuhan dan makhluk-Nya.

Published
Dec 31, 2017
How to Cite
ALIF, Muhammad. Tauhid dalam Tasawuf. Aqlania, [S.l.], v. 8, n. 2, p. 97-129, dec. 2017. ISSN 2656-6605. Available at: <http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/aqlania/article/view/1027>. Date accessed: 13 july 2020. doi: http://dx.doi.org/10.32678/aqlania.v8i02.1027.
Section
Articles