Konsep Fitrah dan Bedanya Dari Nativisme, Empirisme, dan Konvergensi

  • Siti Fauziyah State University of Islamic Sultan Maulana Hasanuddin, Banten

Abstract

Fitrah secara istilahi adalah tauhid (Islam) berupa agama yang lurus, baik, dan tidak berubah, dimana Allah telah menganugerakan potensi tauhid ini kepada seluruh manusia sejak lahirnya. Yang membedakan konsep fitrah dengan Nativisme, yaitu peniadaan faktor eksternal (lingkungan) sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan individu. Sedangkan yang membedakan konsep fitrah dari empirisme adalah pada masalah dasar yang dibawa manusia sejak lahir, dalam Empirisme manusia lahir sebagai tabularasa sedangkan pada konsep fitrah, manusia dilahirkan dengan membawa sejumlah bawaan atau kecenderungan diantaranya adalah potensi tauhid. Adapun yang membedakan konvergensi dengan fitrah adalah pada dasar yang dibawa manusia sejak lahir. Jika dasar atau potensi pada konvergensi adalah kosong dari tauhid maka dalam konsep fitrah manusia dilahirkan dengan membawa potensi tauhid.

Published
Jul 30, 2017
How to Cite
FAUZIYAH, Siti. Konsep Fitrah dan Bedanya Dari Nativisme, Empirisme, dan Konvergensi. Aqlania, [S.l.], v. 8, n. 1, p. 83-102, july 2017. ISSN 2656-6605. Available at: <http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/aqlania/article/view/1023>. Date accessed: 13 july 2020. doi: http://dx.doi.org/10.32678/aqlania.v8i01.1023.
Section
Articles