PENEGAKAN HUKUM DAN KEADILAN DALAM BINGKAI MORALITAS HUKUM

  • Iin Ratna Sumirat UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Hukum dan moral ibarat dua sisi mata uang dimana yang satu dapat menjustifikasi yang lain. Moral dapat menjadi  basis bagi  huku untuk menetapkan dan menjalankan kaidah – kaidahnya, meskipun terdapat juga disana sini kaidah – kaidah hokum yang tidak berkaitan  atau kaitannya sangat kecil dengan sector moral Dalam penegakan hukum juga terjadi kecenderungan pengabaian terhadap hukum, ketidakhormatan dan ketidakpercayaan masyarakat terhadap hukum. Sebagai contoh, sejumlah persepsi ketidakpercayaan masyarakat pada hukum adalah (1) adanya perangkat hukum, baik produk legislatif maupun eksekutif yang dianggap belum mencerminkan keadilan sosial (social justice); (2) lembaga peradilan yang belum independen dan imparsial; (3) penegakan hukum yang masih inkonsisten dan diskriminatif; (4) perlindungan hukum pada masyarakat yang belum mencapai titik satisfactory.Keadilan hanya merupakan salah satu segmen dari moral yakni segmen dari moral  yang banyak berbincang bukan terhadap sikap tindak manusia individu melainkan berbincang terhadap sikap tindak individu dalam kelompok masyarakat.

Published
Jan 19, 2021
How to Cite
SUMIRAT, Iin Ratna. PENEGAKAN HUKUM DAN KEADILAN DALAM BINGKAI MORALITAS HUKUM. Al Qisthas: Jurnal Hukum dan Politik Ketatanegaraan, [S.l.], v. 11, n. 2, p. 86-100, jan. 2021. ISSN 2715-3614. Available at: <http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/alqisthas/article/view/3827>. Date accessed: 02 dec. 2021. doi: http://dx.doi.org/10.37035/alqisthas.v11i2.3827.
Abstract view
1616 times
pdf (Bahasa Indonesia) download
1459 times