KONSTITUSI DALAM ISLAM

  • Atu Karomah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Abstrak
Setelah Nabi wafat, tidak ada konstitusi tertulis yang
mengatur negara Islam. Umat Islam dari zaman ke zaman, dalam
menjalankan roda pemerintahan, berpedoman kepada prinsipprinsip

al-Qur’an dan teladan Nabi dalam sunnahnya. Pada
masa khalifah yang empat, teladan Nabi memang masih dapat
diterapkan dalam mengatur masyarakat Islam yang sudah
semakin berkembang. Barulah pada abad ke-19 M, stelah dunia
Islam mengalami penjajahan Barat, timbul pemikiran di
kalangan ahli tata negara di berbagai dunia Islam untuk
mengadakan konstitusi. Pemikiran ini timbul sebagai reaksi atas
kemunduran umat Islam dan respons terhadap gagasan-gagasan
politik Barat yang masuk ke dunia Islam bersamaan dengan
kolonialisme mereka terhadap dunia Islam. Negara Islam yang
pertama kali mengadakan konstitusi adalah kerajaan Usmani
pada tahun 1876.

Kata kunci: konstitusi, Negara Islam, fiqh  siyasah, politik Islam

Published
Feb 19, 2019
How to Cite
KAROMAH, Atu. KONSTITUSI DALAM ISLAM. Al Qisthas: Jurnal Hukum dan Politik Ketatanegaraan, [S.l.], v. 7, n. 1, p. 67-79, feb. 2019. ISSN 2715-3614. Available at: <http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/alqisthas/article/view/1597>. Date accessed: 05 dec. 2020.
Abstract view
772 times
PDF (Bahasa Indonesia) download
207 times