EKPRESI POLITIK MINORITAS MUSLIM DI EROPA ANTARA KENYATAAN DAN HARAPAN

  • Usman Mustafa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Abstrak


          Penting untuk dicatat, bahwa pilihan untuk mengisolasi diri yang dilakukan oleh imigran Muslim gelombang pertama, bukan berarti tidak mengalami evolusi samasekali. Kenyataan menunjukkan bahwa anak-anak muda dari imigran Muslim generasi pertama semakin longgar  memiliki keterikatan mereka dengan Islam dan segala ritualnya, bahkan menanggalkan samasekali. Kenyataan ini, memaksa para imigran Muslim gelombang pertama, mengubah cara pandang keberagamaan mereka. Selain itu, anak muda Muslim Eropa  yang mayoritas sarjana semakin aktif berjuang, ijtihad, agar mendapatkan hak-hak politik mereka, dan berusaha keras memainkan peran secara sosial-intelektual, untuk menegosiasikan identitas keislaman mereka.


 


Kata Kunci :  Imigran, Muslim, Mayoritas

Published
Feb 18, 2019
How to Cite
MUSTAFA, Usman. EKPRESI POLITIK MINORITAS MUSLIM DI EROPA ANTARA KENYATAAN DAN HARAPAN. Al Qisthas: Jurnal Hukum dan Politik Ketatanegaraan, [S.l.], v. 9, n. 2, p. 115-126, feb. 2019. ISSN 2715-3614. Available at: <http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/alqisthas/article/view/1575>. Date accessed: 07 july 2022. doi: http://dx.doi.org/10.37035/alqisthas.v9i2.1575.
Abstract view
856 times
PDF (Bahasa Indonesia) download
642 times