PENGELOLAAN IBADAH MALIYAH SECARA PRODUKTIF DALAM RANGKA PENINGKATAN KUALITAS UMAT

  • Suparman Usman STAIN "Sultan Maulana Hasanuddin Banten" Serang

Syari'at zakat mempunyai sasaran yang multi di­ mensi, yaitu dimensi moral, sosial dan ekonomi.  Di­ mensi moral  ber fun gsi  untuk  menghilangkan  sifat rakus dan tamak  dari  muzakki,  kearah  pensucian dirinya dan hartanya. Dimensi sosial berfungsi untuk menghapuskan kemiskinan dan meletakkan tang­ gungjawab sosial pada si muzakki  (aghniya).  Sedang­ kan dimensi ekonomi berfungsi penyebaran harta kekayaan agar bisa dinikmati oleh semua  umat  manu­ sia, tidak hanya tertumpu berpusat  pada  orang  kaya saja. Untuk itu maka harta zakat harus  diberikan  ke­ pada  yang  berhak  menerimanya  (mustahiq   zakat), yang pada dasarnya bertujuan untuk menghilangkan kemiskinan dan penderitaan dalam  masyarakat,  baik yang bersifat jangka pendek (melalui pemenuhan kon ­ sumtip), maupun dalam jangka panjang (melalui pe­ menuhan yang bersifat produktif). Dengan demikian pendayagunaan harta zakat dalam rangka pelaksanaan zakat sebagaimana diuraikan di atas, melalui pengelo­ laan zakat (ibadah maliyah) secara produktif dibenar-kan oleh syari'at Islam , sepanjang pengelolaannya di­ laksanakan sesuai dengan prinsip-prinsip syari'at Is­lam.

Published
Oct 29, 1998
How to Cite
USMAN, Suparman. PENGELOLAAN IBADAH MALIYAH SECARA PRODUKTIF DALAM RANGKA PENINGKATAN KUALITAS UMAT. Al Qalam, [S.l.], v. 14, n. 74, p. 22-51, oct. 1998. ISSN 2620-598X. Available at: <http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/alqalam/article/view/442>. Date accessed: 18 sep. 2020. doi: http://dx.doi.org/10.32678/alqalam.v14i74.442.
Abstract view
0 times
PDF (Bahasa Indonesia) download
5 times