TAKLIF DAN MUKALLAF MENURUT AL-SYEIKH MUHAMMAD NAWAWI AL-BANTANI

  • H.M.A. TIHAMI STAIN "Sultan Maulana Hasanuddin Banten" Serang

Allah SWT berfirman: "Tiadalah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepadaKu". Pada ayat itu Allah menyebut jin dan manusia bersama-sama, yang dinyatakan sebagai makhluk yang ditugasi untuk melakukan pengabdian (ibadah) kepadanya. Pernyataan dalam ayat itu mengandung arti bahwa manusia danjin adalah pihak yang terkena taklif untuk beribadah kepada Allah. Karena manusia dinyatakan menjadi mukallaf maka jin juga tentu mukallaf sebab, keduanya disebut bersama-sama dengan menggunakan kata sambung huruf wawu yang, menurut dalalah  iqtiran  kedudukan keduanya berarti sama.

Published
Oct 29, 1998
How to Cite
TIHAMI, H.M.A.. TAKLIF DAN MUKALLAF MENURUT AL-SYEIKH MUHAMMAD NAWAWI AL-BANTANI. Al Qalam, [S.l.], v. 14, n. 74, p. 75-105, oct. 1998. ISSN 2620-598X. Available at: <http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/alqalam/article/view/439>. Date accessed: 18 sep. 2020. doi: http://dx.doi.org/10.32678/alqalam.v14i74.439.
Abstract view
4 times
PDF (Bahasa Indonesia) download
6 times