KONSEP ILMU (AL-QUR’AN) SEBAGAI WUJUD AJARAN ILMU ALLAH

  • Mochamad Arifinal Ilmu Hukum Pascasarjana UNTIRTA

Abstract

Ilmu Pengetahuan Modern tidak mampu menjawab segala permasalahan hidup manusia sehingga dibutuhkan suatu formula baru untuk memecahkannya. Konsep Ilmu (AlQuran) adalah salah satu formula baru (sebagai upaya pemecahan problematika keummatan), dalam upaya penelusuran kembali terhadap Ajaran Ilmu Allah. Tulisan ini adalah upaya untuk mengembangkan kembali gagasan tersebut dalam tulisan-tulisan lanjutan yang berguna untuk pengembangan pemikiran, khususnya pemikiran-pemikiran yang dapat menguatkan penalaran-penalaran manusia terhadap kebenaran yang hakiki. Tulisan dalam bentuk artikel ini adalah sebagai sumbangan pemikiran yang orisinal dalam upaya pengembangan pemikiran ilmiah (objektif). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ajaran Ilmu Allah itu terbagi dua, yaitu pertama, Alam Fisika atau ‘ALAM (Khalqiyyah), yang terdiri dari makhluk gaya (Malaikat, Jin dan Ruh); makhluk biologis (Manusia, Tumbuh-tumbuhan dan Hewan); dan makhluk organis (Makro Kosmos seperti Matahari, Bulan dan Bintang (Sistem Tata Surya), dan yang kedua, Ajaran Ilmu Allah (Sosial dan Budaya) atau ‘ALLAMA (khuluqiyyah), antara lain : Al-Asma; Shuhuf; Zabur; Taurat; Injil; dan Al-Quran. Bedasarkan hal itu, manusia perlu terhadap Ajaran Ilmu Allah adalah dalam rangka memelihara kesetimbangan kehidupan sosial budayanya seperti halnya telah setimbang hidup manusia itu secara organis-biologis.

Published
Jun 30, 2016
How to Cite
ARIFINAL, Mochamad. KONSEP ILMU (AL-QUR’AN) SEBAGAI WUJUD AJARAN ILMU ALLAH. Al Qalam, [S.l.], v. 33, n. 1, p. 84-104, june 2016. ISSN 2620-598X. Available at: <http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/alqalam/article/view/386>. Date accessed: 15 july 2020.