KONSEP DASAR PENERJEMAHAN

TINJAUAN TEORETIS

  • Ilzamudin Ma'mur STAIN "Sultan Maulana Hasanuddin Banten" Serang

Abstract

Penerjemahan secara teori dan praktek sudah mulai dibahas paling tidak sejak satu abad sebelum masehi, yakni pada masa Cicero, dan pada zaman sekarang perdebatan di seputar arti penting antara teori dan praktek penerjemahan pun masih mewarnai literatur tentang penerjemahan. Hal ini mengindikasikan bahwa mengkaji masalah penerjemahan, walaupun pengakuamnya secara akademis merupakan fenomena baru-baru ini saja, masih tetap menarik. Tulisan ini tidak bermasud memasuki belantara perdebatan antara mereka yang pro dan mereka yang kontra mengenai hubungan teori dan praktek penerjemahan, melainkan lebih mengambil jalan tengah bahwa antara teori dan praktek saling melengkapi. Pengetahuan yang baik mengenai teori penerjemahan diharapkan akan menghasilkan produk terjemahan yang baik. Demikian pula, pengalaman penerjemahan yang cermat dan baik tidak menutup kemungkinan akan bisa menghasilkan teori penerjemahan baru, atau paling tidak melengkapi teori yang ada sehingga semakin meramaikan hazanah teori penerjemahan pada umumnya. Alih­alih membahas praktek penerjemahan, tulisan ini akan membatasi diri pada pembahasan tataran teori penerjemahan yang dikemukakan para-pakar penerjemahan mutakhir, mulai dari Nida hingga Newmark mengenai hakikat penerjemahan, syarat penerjemah, jenis terjemahan, metode, proses dan prosedur penerjemahan, dan evaluasi menerjemahan.

Published
Dec 31, 2004
How to Cite
MA'MUR, Ilzamudin. KONSEP DASAR PENERJEMAHAN. Al Qalam, [S.l.], v. 21, n. 102, p. 431-458, dec. 2004. ISSN 2620-598X. Available at: <http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/alqalam/article/view/1643>. Date accessed: 27 jan. 2020. doi: http://dx.doi.org/10.32678/alqalam.v21i102.1643.