RELASI KUASA TEOLOGI MURJl'AH DAN BANI UMAYAH

  • Mohamad Hudaeri IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Dalam Islam hubungan agama dan politik sangat erat. Problem pertama yang muncuf setelah meninggafnya Rasufuffah adafah tentang suksesi kepemimpinan. Meskipun suksesi kepemimpinan itu pada mufanya menjadi perdebatan sengit di kafangan sahabat, tetapi pada tahap sefanjutnya mereka sepakat untuk mengangkat Abu Bakar sebagai khalifah pertama pascakenabian. Begitu pula pengangkatan Umar bin Khattab dan Utsman bin Affan sebagai khalifah relatif lancar. Perdebatan sengit dan konflik terbuka terjadi ketika Ali bin Abu Thalib diangkat menjadi khalifah.


Pada masa kekhalifan Ali dan sesudahnya umat Islam terbelah menJadi beberapa kelompok (firqah) yang memifiki aliran politik yang berbeda-beda. Maka perdebatan yang terjadi pun bukan hanya tentang suksesi kepemimpinan tetapi juga tentang siapa orang mu'min yang berhak menjadi warga negara dari sistem pemerintahan Islam (ummah). Maka tiap kelompok dafam umat Islam, seperti Khawarij, Syi 'ah dan Murji 'ah. berusaha untuk mendefenisikan iman yang sesuai dengan afiliasi kelompoknya.


Perdebatan tentang defenisi mu'min merupakan hal yang tidak terelakan dafam SeJarah Islam, hal ini didasarkan pada sistem perpolitikan Islam yang didasarkan pada doktrin agama. Maka ideologisasi Islam untuk meraih kekuasaan menjadi tidak terelakkan. Islam menJadi alat yang paling laku untuk melegitimasi kekuasaan.


Hal ini pula yang dilakukan oleh Bani Umayah untuk melanggengkan kekuasaannya. Ia berusaha untuk mencari justifikasi dari agama bahwa kekuasaamrya sesuai dengan qjaran Islam. Ajaran teologi Islam yang memberi legimitasi tentang kekuasaan Bani Umayah adalah Murji'ah. AJaran teologj ini tidak berkembang ketika penyokongnya, Bani Umayah mengalami keruntuhan.

Kata Kunci: relasi kuasa, mu'min, Bani Umayah, ummah.

Published
Dec 30, 2005
How to Cite
HUDAERI, Mohamad. RELASI KUASA TEOLOGI MURJl'AH DAN BANI UMAYAH. Al Qalam, [S.l.], v. 22, n. 3, p. 354-371, dec. 2005. ISSN 2620-598X. Available at: <http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/alqalam/article/view/1366>. Date accessed: 18 sep. 2020. doi: http://dx.doi.org/10.32678/alqalam.v22i3.1366.
Abstract view
2 times
PDF (Bahasa Indonesia) download
0 times