THE IMAGE OF THE HISTORY OF OPPOSITION AGAINST KALAM AND LOGIC REFLECTED IN MODERN LITERATURE

  • Mufti Ali IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Sikap para ulama Islam terhadap kalam, logika, serta filsafat Yunani, yang secara umum mereka sebut sebagai 'ulum al-awa'il, terbagi ke dalam dua buah orientasi, yaitu orientasi Tradisional yang menekankan bahwa rasio Islam harus difokuskan kepada usaha memahami dan mengaplikasikan wahyu jauh dari kegiatan filsafat, dan orientasi Rasional yang menyatakan bahwa tradisi Yunani itu tidak bertentangan dengan doktrin Islam. Orientasi Tradisional tersebut belum diperhatikan secukupnya oleh para penulis modern. Lewat ulasan terhadap literatur-literatur modern karya I. Goldziher, G. Maksidi, G.H.A. Juynboll, J. Pavlin, dan P.Sj. van Koningsveld, yang secara eksplisit dan elaboratif memaparkan aliran, tokoh, pendapat, dan argumentasi kaum "oposan" tersebut, kajian ini mengungkapkan bahwa sikap mendukung atau menolak kalam dan logika bukan monopoli aliran keagaaan tertentu. Ulama yang dianggap sebagai wakil dari aliran Tradisional ekstrim sekalipun dapat menjadi pembela utama kalam dan logika dan memberi konstribusi yang sangat berarti bagi kemajuan dua ilmu itu, dan sebaliknya. Kajian ini juga mengungkapkan bahwa kelima penulis modern tersebut tidak merujuk buku Shawn AI-Manthiq Wa Al-Kalam Min Fannay Al-Manthiq Wa Al-Kalam karya Al Suyuthi, sebuah teks yang sangat kaya dalam tema ini.

Kata Kunci: opposition, kalam, logic, modern literature.

Published
Sep 30, 2002
How to Cite
ALI, Mufti. THE IMAGE OF THE HISTORY OF OPPOSITION AGAINST KALAM AND LOGIC REFLECTED IN MODERN LITERATURE. Al Qalam, [S.l.], v. 19, n. 94, p. 117-137, sep. 2002. ISSN 2620-598X. Available at: <http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/alqalam/article/view/1009>. Date accessed: 18 sep. 2020. doi: http://dx.doi.org/10.32678/alqalam.v19i94.1009.
Abstract view
1 times
PDF download
1 times