Ulil Amri dalam Perspektif Al-Qur’an Serta Penafsirannya Menurut Ahmad Musṭafā Al-Marāgī dan Wahbah Zuḥailī

  • Rifqi Ghufron Maula UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Artikel ini menganalisis makna Ulil Amri dan system kepemerintahan dalam Al-Qur’an dengan memfokuskan pembahasan pada penafsiran Ahmad Musṭafā Al-Marāgī dan Wahbah Zuḥailī. Tulisan ini merusaha menguraikan makna Ulil Amri secara kritis, komprehensif, dan seimbang dengan metode komparatif (perbandingan) antara penafsiran Ulil Amri menurut Ahmad Musṭafā Al-Marāgī dan Wahbah Zuḥailī. Penulis menyimpulkan bahwa Ahmad Musṭafā Al-Marāgī dan Wahbah Zuḥailī memiliki persamaan pendapat tentang makna Ulil Amri. Adapun perbedaan diantara keduanya hanyalah dari segi bahasa dan penyampaiannya, jika Al-Marāgī menafsirkan dengan begitu mujmal (global) sedangkan Wahbah Zuḥailī menafsirkannya dengan sangat rinci. Tetapi, penulis juga menambahkan beberapa pendapat tentang Ulil Amri dari ulama lain selain yang penulis fokuskan.

Published
Sep 26, 2019
How to Cite
MAULA, Rifqi Ghufron. Ulil Amri dalam Perspektif Al-Qur’an Serta Penafsirannya Menurut Ahmad Musṭafā Al-Marāgī dan Wahbah Zuḥailī. Al-Fath, [S.l.], v. 13, n. 2, p. 132-156, sep. 2019. ISSN 2723-7257. Available at: <http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/alfath/article/view/2896>. Date accessed: 22 oct. 2020. doi: http://dx.doi.org/10.32678/alfath.v13i2.2896.
Abstract view
52 times
PDF (Bahasa Indonesia) download
110 times