PRINSIP-PRINSIP POLITIK DAN EKONOMI DALAM MEMBANGUN MASYARAKAT MUSLIM MEMBANGUN MASYARAKAT MUSLIM

  • A Mahfudz UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Dalam Islam, tidak ada pemisahan antara agama dengan politik
(negara). Keduanya secara organis berhubungan, bahkan juga integral
dengan struktur ekonomi suatu negara Islam. Agama dan politik
keduanya saling berkaitan, bahkan keduanya saling membutuhkan.
Ketika Islam datang, masalah pertama yang dihadapinya adalah
politik. Tanpa peranan politik, tentu Islam tak akan berkembang seperti
saat ini. Oleh sebab itu, Islam harus memiliki kekuasaan demi
kelancaran mekanisme pengembangan agama. Prinsip-prinsip
kekuasaan dalam Islampun harus menjadi landasan utama dalam
politik Islam. Keterbelakangan ekonomi yang dihadapi negeri-negeri
Muslim, memang tidak semata-mata faktor ekonomi, dan, kemajuan
material hanyalah salah satu sisi yang tidak akan memuaskan aspek-aspek
spiritual manusia; akan tetapi, kehampaan spiritual bisa menjadi
faktor dominan. Jiwa manusia, yang terdapat dalam tubuh material
yang fana, merupakan unsur yang paling murni yang dikaruniakan
Allah kepada manusia. Oleh karena itu, upaya-upaya pembangunan
yang tidak mempertimbangkan kebutuhan-kebutuhan spiritual
manusia, niscaya menyebabkan manusia merana

Published
Jun 29, 2012
How to Cite
MAHFUDZ, A. PRINSIP-PRINSIP POLITIK DAN EKONOMI DALAM MEMBANGUN MASYARAKAT MUSLIM MEMBANGUN MASYARAKAT MUSLIM. AdZikra : Jurnal Komunikasi & Penyiaran Islam, [S.l.], v. 3, n. 1, p. 1-10, june 2012. ISSN 2087-8605. Available at: <http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/adzikra/article/view/1083>. Date accessed: 06 dec. 2020.
Section
Articles
Abstract view
67 times
PDF (Bahasa Indonesia) download
131 times